What's new

Question Apakah benar bahwa Tuhan memerlukan puji-pujian dari manusia?

#1
Saat orang menyanyi disebut bahwa itu untuk memuji Tuhan. Tetapi nyanyian itu kan dinyanyikan di hadapan manusia, diperdengarkan kepada manusia.
Jika itu untuk kebutuhan Tuhan maka para group nyanyi sebenarnya bagus jika mereka bernyani saja tanpa ada audience yang dengar. Mengapa para group nyanyi harus mencari pendengar? Mengapa tidak cukup saja mereka bernyanyi tanpa audience? Apakah pujian itu kebutuhan manusia atau Tuhan yang butuh pujian?

Semoga ada pencerahan yang membangun! Trimakasih!
 

Om Pandi

Administrator
Staff member
Advent
#2
Pada saat hati Saul gelisah dan Daud menyanyi. Daud menyanyikan pujian bagi Tuhan. Tetapi dengan mendengar lagu pujian itu hati Saul menjadi tenang. Pujian itu untuk semua. Untuk yang bernyani, untuk pendengar dan untuk Tuhan.
 
#3
Saat orang menyanyi disebut bahwa itu untuk memuji Tuhan. Tetapi nyanyian itu kan dinyanyikan di hadapan manusia, diperdengarkan kepada manusia.
Jika itu untuk kebutuhan Tuhan maka para group nyanyi sebenarnya bagus jika mereka bernyani saja tanpa ada audience yang dengar. Mengapa para group nyanyi harus mencari pendengar? Mengapa tidak cukup saja mereka bernyanyi tanpa audience? Apakah pujian itu kebutuhan manusia atau Tuhan yang butuh pujian?

Semoga ada pencerahan yang membangun! Trimakasih!
yang saya mengerti tentang nyanyian adalah mengambarkan siapa Allah karena Allah menyanyi. apakah Allah membutuhkan pujian dari manusia? Allah tidak butuh pujian manusia, teapi Allah memang sudah terpuji dari kekal sampai kekal.
kenapa manusia memuji karena itu kewajiban ciptaan yaitu memuji pencipta.
kenapa ada pendengar ? untuk mengajak yang mendengarkan sama sama memuji Tuhan pencipta
 

Top